TUGAS REVIEW 3 JURNAL DENGAN TEMA IMPLEMENTASI SIM DALAM DUNIA PERBANKAN SYARIAH UNTUK MATA KULIAH SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Description: C:\Users\NOTEBOOK\AppData\Local\Microsoft\Windows\INetCache\Content.Word\UNISNU.JPG
Disusun Oleh:
Diana Ria Rizki Cindrasakti ( 181420000228)
Ainun Nasiroh                      (161420000096)
Silvia Putri Ayu Ningrum    (
Fadriyan S. Kamal               (


JURUSAN PERBANKAN SYARIAH
FAKULTAS SYARIAH DAN HUKUM
UNISNU
JEPARA
2018

KATA PENGANTAR
Segala puji bagi Allah Subhanallahu Wa Taala, pemilik samudera ilmu pengetahuan yang tiada pernah ada ujungnya, karena atas bimbingan Nya penyusun dapat menyelesaikan makalah review jurnal dengan tema  “Implementasi Sistem Informasi Manajemen Dalam Perbankan Syariah” ini dengan tepat waktu.
Adapun maksud dan tujuan dalam penyusunan makalah ini adalah sebagai tugas mata kuliah Sistem Informasi Manajemen. Tidak lupa penyusun ucapkan terimakasih kepada dosen pengampu, ibu Noor Azizah yang telah memeberikan pengarahan berkenaan dengan pembuatan makalah ini. Serta terimakasih kepada teman-teman yang saling memberikan support sehingga memacu semangat penyusun untuk menyelesaikan makalah ini.
Dengan segala keterbatasan wawasan dan ilmu pengetahuan yang penyusun miliki, penyusun berusaha menyajikan makalah yang seakurat mungkin, dengan penulis wujudkan melalui pemilihan jurnal yang relevan dengan tema, berkode ISSN, tahun terbit kurang dari 5 tahun dan masing-masing jurnal memiliki pageview yang banyak, sehingga itu meyakinkan penyusun untuk memilih jurnal-jurnal tersebut untuk direview.
Terlebih dengan kendala-kendala yang ada, baik dari luar ataupun dari dalam diri penyusun sendiri, menjadi suatu kebahagiakan dapat mepersembahkan makalah ini. Tentu makalah ini jauh dari kata mumpuni, namun penyusun berharap makalah ini membantu menambah pengetahuan dan pengalaman bagi para pembaca. Dan sekiranya pembaca berkenan memberikan saran dan kritik untuk perbaikan kedepannya.
Jepara, 20 Maret 2018

Penyusun
DAFTAR ISI
HalamanJudul.......................................................................................... i
Kata Pengantar........................................................................................ ii
Daftar isi.................................................................................................. iii
BAB I PENDAHULUAN
A.    LatarBelakang.............................................................................
B.     RumusanMasalah........................................................................
C.     Tujuan..........................................................................................
BAB II LANDASAN TEORI
A.    II. 1.Definisi Implementasi.......................................................
B.     II. 2Defini Sistem Informasi Manajemen....................................
C.     II. 3Fungsi Sistem Informasi Manajemen...................................
D.    II. 5Karakteristik Sistem Informasi Manajemen ........................
E.     II. 6Komponen Fisik Sistem Informasi Manajemn.....................
F.      II. 7 Definisi Perbankan Syariah.................................................


BAB III PENUTUP
A.     IV. 1Kesimpulan...................................................................

DAFTAR PUSTAKA........................................................................






BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang Masalah
Perkembangan sistem informasi yang sedemikian pesatnya telah membawa dunia memasuki era baru yang lebih cepat dari yang pernah dibayangkan sebelumnya.Laju sistem informasi ini mempengaruhi hampir semua kegiatan manusia. Tak terkecuali, bidang perbankan juga memanfaatkan perkembangan dari sistem informasi yang sudah berkembang sedemikian pesatnya ini.
Lebih jauh lagi sistem informasi yang baik dapat mendukung  perbanakan dalam  mengatasi permasalahan yang ada, juga dalam operasionalnya dituntut kecepatan dalam pertukaran informasi maupun dalam kapasitas penyimpanan data informasi bank. Selain itu bank sebagai lembaga jasa keuangan yang menekankan pada aspek pelayanan, maka kemudahan serta kecepatan dalam melayani kebutuhan nasabah menjadi unsur yang sangat penting. Bagi sebuah bank , memiliki sebuah sistem informasi adalah menjadi hal yang sangat penting, agar dapat bersaing dengan bank-bank yang lain.
Demikian pula demam ini turut menyerang perbankan syariah, sebagai salah satu basis perbankan di dalam kerangka dual-banking system dalam kerangka arsitektur perbankan Indonesia (API). Selain itu perbankan syariah merupakan perbankan “sayap kanan” yang digadang-gadang sebagai jawaban atas keinginan sebagian besar rakyat indonesia yang notabene mayoritas beragama islam dan kini terus mengalami pertumbuhan dan perkembangan yang signifikan. Yang pada akhirnya sistem perbankan syariah yang ingin diwujudkan oleh Bank Indonesia adalah perbankan syariah yang modern, yang bersifat universal, terbuka bagi seluruh masyarakat Indonesia tanpa terkecuali. Sebuah sistem perbankan yang menghadirkan bentuk- bentuk aplikatif dari konsep ekonomi syariah yang dirumuskan secara bijaksana, dalam konteks kekinian permasalahan yang dihadapi oleh bangsa Indonesia.

B.     Tujuan
Dari pemaparan latar belakang masalah diatas, maka kami menyusun makalah ini, dengan harapan dapat memberikan informasi kepada penyusun makalah khususnya dan masyarakat luas umumnya mengenai sistem informasi Manajemen yang digunakan oleh perbankan syariah di Indonesia, serta melihat seberapa efektifkah sistem informasi manajemen dalam mempengaruhi kinerja dan pelayanan.














BAB II
                                                              Landasan Teori                  

II. 1     Definisi Implementasi
Implementasi adalah Pelaksanaan atau penerapan (kbbi.web.id).
Guntur Setiawan berpendapat, implementasi adalah perluasan aktivitas yang saling menyesuaikan proses interaksi antara tujuan dan tindakan untuk mencapainya, serta memerlukan jaringan pelaksana birokrasi yang efektif (Implementasi Dalam Birokrasi Pembangunan,2004).

II. 2     Defini Sistem Informasi Manajemen
Menurut Danu Wira Pangestu dalam materidosen.com, pengertian sistem informasi manajemen adalah kumpulan dari interaksi sistem-sistem informasi yang berwenang dalam mengumpulkan dan mengolah data guna menyediakan informasi yang bermanfaat bagi semua tingkatan manajemen didalam kegiatan perencanaan dan pengendalian.

Sedangkan jurnalmanajemen.com memaparkan bahwa sistem informasi manajemen adalah suatu sistem yang dipakai dalam pengolahan dan pengorganisasian data serta informasi yang mempunyai kebermanfaatan dan digunakan sebagai pendukung keberjalanan tanggung jawab atau tugas suatu organisasi.

II. 3     Fungsi Sistem Informasi Manajemen
Seperti tertulis di www.gurupendidikan.co.id Fungsi utama diterapkannya sistem informasi manajemen dalam suatu organisasi yaitu sebagai berikut:
·         Mempermudah pihak manajemen untuk melakukan suatu perencanaan, pengawasan, pengarahan, dan pendelegasian kerja kepada semua departemen yang mempunyai hubungan komando atau koordinasi dengannya.
·         Untuk meningkatkan sebuah efisiensi dan efektifitas data yang tersaji akurat dan tepat waktu.
·         Untuk meningkatkan suatu produktifitas dan penghematan biaya dalam suatu organisasi.
·         Untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia karena unit sistem kerja yang terkoordinir dan sistematis.
II. 4           Tujuan Sistem Informasi Manajemen
Masih dari laman yang sama menyebutkan bahwa tujuan sistem informasi manajemen adalah:
·         Untuk menyediakan suatu informasi dalam pengambilan suatu keputusan.
·         Untuk menyediakan suatu informasi yang digunakan didalam suatu perencanaan, pengendalian, pengevaluasian, dan juga perbaikan yang berkelanjutan.
·         Untuk menyediakan suatu informasi yang dipergunakan didalam suatu perhitungan harga pokok produk, jasa dan tujuan lainnya yang diinginkan oleh manajemen.
Dari ketiga tujuan tersebut menunjukkan bahwa manajer dana pengguna lainnya, perlu mempunyai akses menuju informasi akuntansi manajemen dan juga mengetahui bagaimana cara untuk bisa menggunakannya. Informasi akuntansi manajemen tersebut dapat membantu mereka dalam mengidentifikasi suatu masalah dan mengevaluasi kinerja yang sudah dilakukan.

II. 5               Karakteristik Sistem Informasi Manajemen
            Seperti yang dijelaskan oleh aza22.blogspot.co.id, karakteristik sistem informasi manajemen yaitu:
Ø  Manajer akan terbantusecara terstruktur, secara operasional dan kontrol saja.
Ø  Memberikan laporan operasional disetiap harinya untuk mendapatkan informasi dengan lebih baik dan terkontrol.
Ø  Bergantung keberadaan data secara keseluruhan, dan alur informasi yang dimiliki.
Ø  Tidak mampu dalam menganalisis masalah
Ø  Berorientasi dengan data yang telah terjadidan yang terjadi sekarang karena bukan data yang akan terjadi seperti forecasting.
Ø  Lebih berorientasi dengan data dalam organisasi daripada data diluar organisasi.
Ø  Tidak fleksibel, disebabkan laporan dihasilkan sebelumnya sudah dipersiapkan terlebih dahulu.
Ø  Dibutuhkan rencana yang benar-benar matang dan perkembangan organisasi kedepannya sangat diperhitungkan.
II. 6     Komponen Fisik Sistem Informasi Manajemn.
*                   Hardware (perangkat keras)    : Perangkat komputer, peralatan untuk persiapan data, masukan atau keluaran dari terminal, pengolahan disetiap input dan output didalam komputer untuk menyimpannya.
*                   Software ( Perangkat lunak)   : sistem pengoperasian dan manajemen data, aplikasi umum untuk analisis dan menentukan keputusan, aplikasi yang terisi dari program       secara spesifik dimuat untuk disetiap aplikasinya.
*                   Database                                 : Berisi program dan data untuk disimpan.
*                   Prosedur                                  : berisi instruksi dalam operasi sistem didalam komputer untuk pemakai, penyimpanan masukan untuk karyawan yang mengendalikan komputer.
*                   Personil                                   : analis untuk sistem, SDM untuk entri data, operator dan programmer, EDP atau manajer sistem operasi.

II. 7     Definisi Perbankan Syariah
Menurut UU no. 21 tahun 2008, perbankan syariah adalah bank yang menjalankan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah dan menurut jenisnya terdiri atas bank umum syariah dan bank pembiayaan rakyat syariah.
Sedangkan Sutan Remy Sjahdeini (Perbankan Islam, 2007) berpendapat bank syariah adalah lembaga yang berfungsi sebagai intermediasi yaitu mengerahkan dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali dana-dana tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan dalam bentuk pembiayaan tanpa berdasarkan prinsip bunga, melainkan berdasarkan prinsip syariah. Sejalan dengan pendapat ini, M. Syafe’i Antonio dan Perwata Atmadja dalam www.spengetahuan.com mengatakan perbankan syariah adalah bank yang beroperasi berdasarkan prinsip-prinsip syariah islam dan tata caranya mengacu kepada ketentuan al-quran dan hadist.









BAB III
Review Jurnal

III. 1    Jurnal Pertama
Judul Jurnal     : Pengembangan Sistem Informasi Akad Mudharabah Bank Syariah Berbasis DSS dengan menggunakan metode AHP.
Edisi                :  Vol. 7, no. 1 (Mei 2016).
Penulis             : Setyo Budi Hartono, Jarot Dian Susatyono & Abdul Kholiq.
Nama Jurnal    : Economica (Jurnal Ekonomi Islam).
P-ISSN            : 2085-9325.
E-ISSN            : 2541-4666.
Halaman          : 28 halaman.
Reviewer         :  Kelompok 5
Tanggal            : 20 Maret 2018
Latar belakang : Menurut sosiolog David McCleand (1985) untuk menjadikan ekonomi suatu negara maju, jumlah pengusaha minimal 2% atau 4,8 juta pengusaha untuk jumlah penduduk indonesia. Dalam Rangka mewujudkan hal tersebut, sesuai dengan keyakinan sebagian besar masyarakat Indonesia bahwasannya perbankan syariah dengan prinsip keislaman akan mampu menumbuh kembangkan bisnis usaha mikro karena berdasarkan pada keadilan, kedamaian dan kesejahteraan. Berdasar pada hal ini, maka perbankan syariah dituntut untuk mengembangkan usaha-usaha produktif. Untuk meningkatkan profesionalisme dibutuhkan sistem informasi yang dapat mengakomodir kepentingan bisnis dan meminimalisir biaya yang dapat menguntungkan bagi pengembangan perbankan syariah kedepan. Kerjasama melalui akad mudhorobah akan menjadi titik sentral pertumbuhan ekonomi bank dengan memangkas sistem manual dan mengubahnya menjadi sitem informasi yang efektif.
Rumusan Masalah       : Bagaimana pengembangan sistem informasi berbasis DSS menggunakan metode APH ini bisa menggantikan analisis untuk penentuan akad mudhorobah pada bank syariah serta dapat mengurangi biaya dan meningkatkan efektifitas perolehan bagi hasil untuk bank syariah.
Kajian Teori                 : Definisi sistem informasi, pengertian Decision support system (DSS), penunjang DSS dan prosesnya, Pengertian analitical hierarchy process (AHP), Prinsip kerja AHP, langkah AHPyang perlu diperhatikan, pengertian akad mudharabah.
Model                          : Riset dan pengembangan.
Hasil Temuan              : Setelah mengisi semua form yang ada pada sistem, tampilan dari hasil akhir penilaian kelayakan terdapat nama debitur, dan keterangan layak atau tidaknya menerima layanan akad. Sehingga lebih memudahkan proses pelayanan.
Kesimpulan     :
·         Merancang dan membangun sistem pendukung keputusan pengajuan akad, yangb dapat membantu dalam proses pengambilan keputusan, layak atau tidaknya mudharib diberi layanan akad.
·         Proses pengambilan keputusan menggunakan metode AHP
·         Dengan dibangunnya sistem pendukung keputusan mampu mengatasi dan mengurangi permasalahan-permasalahan yang ada, sehingga proses pemberian kreadit lebih cepat.
Kelebihan penelitian          : kelebihan penelitian yang dilakukan ini yaitu dijabarkannya proses sistem informasi akad mudharabah berbasis DSS dengan menggunakan metode AHP.
Kekurangan Penelitian      : hanya berfokus pada satu sistem, tanpa adanya komparasi dengan sistem yang sejenis yang lain, sehingga tidak diketahui sistem terbaik yang sejenis yang dapat dipergunakan.

III. 2    Jurnal Kedua
Judul Jurnal                 : Evaluasi penerapan Sistem Informasi Akuntansi Dalam Menunjang Evektifitas Pengendalian Internal Pembiayaan Musyarakah Pada PT. Bank Muamalat Kantor Cabang Manado
Edisi                            :  Vol. 4 no. 1 (Maret 2016)
Penulis                         : N. Handayani & J. J Sondakh.
Nama Jurnal                : Emba
ISSN                           : 2303-1174
Halaman                      : 9 halaman.
Reviewer                     : Kelompok 5
Tanggal                        : 20 Maret 2018
Latar Belakang            : Fungsi perbankan di Indonesia adalah sebagai penghimpun dana dan penyalur dana ke masyarakat. Selain itu bank juga menyediakan berbagai fasilitas layanan termasuk didalamnya pemberian kredit. Apabila terjadi kredit bermasalah maka berdampak pada penurunan kesehatan bank tersebut. Berbeda dengan bankl syariah yang mengutamakan prinsip keadilan, kebersamaan dan pemerataan kesejahteraan. Selain itu perbankan syariah bukan semata-mata karena keuntungan tapi juga tujuan sosial ekonomi.
Dana perbankan syariah sebagian besar mengalir ke perusahaan besar multinasional karena keuntungan yang menjadi tujuan, sedangkan perbankan mengutamakan usaha mikro yang produktif. Salah satu produk perbankan syariah adalah musyarakah, yaitu pemberian modal kerja yang diperuntukkan bagi usaha perorangan atau badan usaha yang memiliki legalitas. Yang menjadi objek penelitian adalah PT. Bank Muamalat cabang Manado.
Tujuan penelitian                     : untuk menganalisis sistem informasi akuntansi dalam menunjang efektifitas pengendalian internal pembiayaan musyarakah pada PT. Bank Muamalat Cabang Manado dengan menggunakan rekomendasi COSO.
Subjek Penelitian                     : PT. Bank Muamalat Cabang Manado.
Tinjauan pustaka                     : definisi akuntansi, akuntansi syariah, sistem informasi akuntansi, tentang pengendalian internal, komponen pengendalian internal, pengertian musyarakah, Penelitian terdahulu.
Metode penelitian                   : Sumber data kualitatif dan kuantitatif, jenis data primer dan sekunder,  Metode pengumpulan data wawancara serta observasi dan dokumentasi, metode analisis data yaitu analisis deskriptif.
Hasil penelitian                        :
v  Penerapan sistem informasi akuntansi meliputi bagian yang terkait, dokumen yang digunakan, tahapan proses pembiayaan musyarakah (tahap persiapan pembiayaan, analisa pembiayaan, keputusan pembiayaan, realisasi pembiayaan, dokumentasi dan administrasi, pemantauan pembiayaan, pelunasan pembiayaan), prosedur pembiayaan musyarakah, teknik dokumentasi prosedur pembiayaan musyarakah.
v  Sistem pengendalian internal pembiayaan musyarakah yakni Lingkungan pengendalian berada dikator pusat, setiap hari bank Muamalat cabang manado harus melapor ke pusat melalui sistem online, selain itu berlaku “reward” dan “Punishment”.
v  Penilaian resiko melalui 5 C dan 1 S (character, capacity, capital, condition, collateral, dan syariah).
v  Aktifitas Pengendalian dilakukan dengan membuat kebijakan berdasarkan Al-quran dan Hadist, Bank Indonesia, DSN (Dewan Syariah Nasional) dan OJK (Otoritas jasa Keuangan).
v  Informasi dan akuntansi menggunakan sistem online yang terpasang disetiap unit kerja. Adapun sistem informasi yang digunakan seperti BI checking, pada saat nasabah mengajukan pembiayaan dan telah memenuhi persyaratan maka account manager akan mengirim ke unit support pembiayaan untuk melakukan BI checking dan apprasial. Jika Riwayat calon nasabah baik, account manajer akan mengajukan proposal pembiayaan nasabah ke finance risk staff  untuk dilakukan assassment.
v  Pemantauan dilakukan saat berlangsungnya kegiatan operasional dan dilakukan secara periodik. Selain itu dilengkapi CCTV pada beberapa tempat di area kantor, dalam pembiayaan musyarakah sendiri pemantauan melalui LPNOM (laporan normatif) atau buku harian untuk pengecekan saldo. Dalam penilaian terpisah dilakukan pendokumentasian yang lengkap dan tersimpan rapi dalam lemari besi tahan api. Selain itu staff yang berkaitan akan melakukan on the spot, yakni peninjauan langsung usaha nasabah apakah berjalan lancar.
Kesimpulan penelitian       :
a.                   Sistem informasi akuntansi pembiayaan musyarakah PT. Bank Muamalat Kantor Cabang Manado sudah diterapkan dengan baik dan sesuai dengan ketetapan yang diterapkan oleh bank, diamana telah dicapai efektifitas, dalam hal ini sistem informasi akuntansi yang ada menunjang internal pada pembiayaan musyarakahsesuai dengan teori-teori yang ada bahwa PT. Bank Muamalat Kantor Cabang Manado memenuhi karakteristik sistem informasi akuntansi.
b.                   Pengendalian internal dalam pembiayaan musyarakah dari kelima unsur yang ada PT. Bank Muamalat Kantor Cabang Manado sudah tercapainya efektifitas walaupun masih terdapat kekurangan yakni belum terdapat bagan struktur organisasi dilingkungan kantor dan flowchart yang ada hanya bentuk sederhana.
Kelebihan penelitian                    : kelebihan penelitian yang dilakukan ini, mengetahui seberapa efektifkah penggunaan sistem informasi akuntansi dalam pengendalian internal perbankan.

III. 3    Jurnal Ketiga
Judul Jurnal                 : Analisis Penerapan Sistem Informasi Akuntansi Dalam Menunjang Efektivitas Pengendalian Internal Pembiayaan Murabahah Di Bank Syariah
Edisi                            :  Vol. 4, No. 2 (Juli-Desember 2016)
Penulis                         : Wartoyo dan Nova Gina Meutia
Nama Jurnal                : El-Jizya
ISSN   (print)              : 2354-905X
ISSN (online)              : 2579-6208
Halaman                      : 31 halaman
pereview         
Latar Belakang            : Kemajuan Teknologi Informasi telah dimanfaatkan oleh dunia perbankan, tidak terkecuali perbankan syariah. Data BI memperlihatkan angka 50% transaksi perbankan syariah didominasi oleh pembiayaan dana murabahah kepada nasabah dan jumlah pembiayaan bank syariah untuk murabahah terus mengalami peningkatan. Namun dalam penyaluran pembiayaan diperbankan dapat mengalami masalah dan kegagalan, seperti pembayaran macet atau tidak terbayarkan, hal ini dapat dipengaruhi faktor internal dan eksternal. Maka didalam pemberian pembiayaan dibutuhkan sistem informasi akuntansi yang memadai untuk menunjang efektivitas pemberian pembiayaan.
Prinsip kehati-hatian dan kesehatan bank merupakan pedoman pengelolaan bank yang sehat, kuat dan efisien sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Atas dasar inilah Bank Indonesia mengeluarkan peraturan sistem pengendalian intern.
Penelitian ini dilakukan di Bank BNI Syariah Kantor Cabang Cirebon. Sistem pengendalian internal BNI Syariah mengacu pada Bank Indonesia dan praktik terbaik di indutri perbankan khusunya perbankan Syariah. Sistem ini juga mengacu pada kerangka internasional yaitu COSO.
Landasan Teori                        : Pengertian Sistem Informasi Akuntansi, Tujuan Sistem Informasi, Pihak-pihak yang memanfaatkan sistem informasi akuntansi, Pengeertian Pengendalian Internal, Tujuan Pengendalian Internal, Unsur-unsur pengendalian internal.
Hasil Penelitian                       : Hasil penelitian ini menunjukkan integritas yang dibangun pada Bank BNI Kantor Cabang Cirebon dalam memberikan pembiayaan dengan adanya buku pedoman kebijakan dan prosedur pembiayaan kecil syariah yang memuat perincian pelaksanaan prosedur pembiayaan serta SOP yang harus dipatuhi secara bersama. Sedangkan komitmen terhadap kompetensi ditunjukkan dengan adanya prose seleksi calon karyawan serta mengadakan pelatihan-pelatihan. Selain itu terdapat Dewan Komisaris dan komite audit yang berfungsi mengawasi perusahaan, untuk memastikan berjalannya segala sesuatu sesuai prosedur.
Filosofi yang terdapat dalam pembiayaan yaitu pembiayaan dapat mempengaruhi pendapatan dan keberlangsungan usaha Bank BNI Syarian Kantor Cabang Cirebon. Maka target pembiayaan cukup tinggi namun tetap menerapkan prinsip kehati-hatian.
Bank BNI Syariah Kantor Cabang Cirebon memiliki struktur organisasi yang menerangkan pemisahan tugas, tanggung jawab dan wewenang, secara jelas terhadap karyawannya. Dan untuk pelimpahan wewenang dan tugas berdasarkan SOP. Dan setiap tahunnya pada tiap unit bagian akan mengadakan evaluasi untuk memberikan reward atas prestasi karyawan.
Dalam melakukan penaksiran resiko, berusaha dikelola dan dominimalisir untuk tercapainya tujuan usaha yang sehat. Selain itu juga memperhatikan pertumbuhan ekonomi yang ditunjukkan data statistik BI. Jika ada pertumbuhan ekonomi disuatu daerah naik maka ini akan menjadi bidikan pembiayaan perusahaan sehingga pembiayaan dapat meningkat pesat. Untuk menunjang hal tersebut Bank BNI Syariah Kantor Cabang Cirebon juga memfasilitasi karyawan dengan teknologi komputer agar mempermudah dan mempercepat pekerjaan, dengan ditambah sarana sistem informasi EFO (Electronic Financing Originination), sistem ini yang mengontrol segala data tentang nasabah pembiayaan. Dan untuk transaksi keuangan tercatat dengan baik dan lebih terintegrasi melalui sistem akuntansi yang terkomputerisasi.
Untuk aktifitas pengendalian dilakukan pemisahan tanggung jawab agar tidak terjadi rangkap tanggung jawab, dan bagian unit pembiayaan terdiri dari bagian pemasaran , bagian processing, bagian legal.
Dalam rangka pengendalian fisik atas harta  dan pencatatan, maka dilakukan pengecekan jatuh tempo yang mana jika ada nasabah yang belum membayar maka akan ditelpon oleh pihak bank. Dan jika ada nasabah yang bermasalah maka akan ditangani oleh tim kolektabilitas. Namun NPF ( Non Perfoming Finance) menujukkan aangka yang berfluktuasi namun masih dibawah 5%.
Kesimpulan penelitian             : Bank BNI Syariah Kantor Cabang Cirebon dalam penerapan sistem informasi akuntansi telah dipenuhinya unsur-unsur sistem informasi akuntansi . didalam pengendalian internal pemberian pembiayaan nmurabahah diterapkan prinsip kehati-hatian untuk menciptakan pembiayaan sehat serta meminimalisisr risiko dimasa yang akan datang.
Sedangkan efektivitas pengendalian internal dapat dilihat dari NPF (Non Perfoming Finance) yang masih dibawah ketentuan BI yaitu dibawah 5%. Dan untuk pembiayaan yang bermasalah diserahkan pada fungsi yang terkait yaitu recovery and remedial.
Kelebihan Penelitian   : karena berdasar pada observasi dan wawancara maka penelitian ini terbilang akurat, terlebih dilampirkan data yang terkait dengan pembahasan misalkan NPF (Non Perfoming Finance).



BAB IV
PENUTUPAN

IV. 1    Kesimpulan
            Ditinjau dari segi penulisan maka ketiga jurnal ini sudah memenuhi sistematika pembuatan jurnal, hanya saja ada yang tidak mencantukan penelitian terdahulu sehingga tidak ada rujukan untuk perbandingan. Jurnal kedua lebih detail dan mendalam dalam pembahasannya, sedangkan jurnal pertama lebih didominasi landasan teori daripada pembahasan.
Namun terlepas dari penulisan jurnal, dari ketiga review jurnal diatas dapat disimpulkan bahwasanya Sistem Informasi Manajemen merupaka hal yang mutlak yang harus digunakan dalam perbankan syariah. Terbukti dengan penggunaan Sistem Informasi Manajemen membuat suatu pekerjaan lebih fektif dan efisien, dan hal ini merupakan tuntutan bagi perbankan khusunya perbankan syariah, agar dapat memberikan pelayanan terbaik kepada nasabah.

DAFTAR PUSTAKA
Setiawan, Guntur. 2004. Implementasi Dalam Birokrasi Pembangunan.  Jakarta: Balai Pustaka.
Sjahdeini, Sutan Remi. 2007. Perbankan Islam, cet. 3.  Jakarta: PT Pustaka Utama Grafiti.
www.bi.id>uu_21_08_syariah





Komentar

Postingan Populer