sejarah perkembangan hadist



SEJARAH PERKEMBANGAN HADIST
A.    Hadist dan dan perkembangan awal histografi Islam
1.Hadist dan konsep-konsep terkait
            Dalam hasanah ilmu hadist di temukan beberpa istilah yag dari sisi terminologis memiliki pengertian serupa ,yakni :hadis,Khabar,Atsar,dan Sunnah.
Setidaknya menurut mayoritas ulama’ hadist keempat istilah tersebut di anggap sinonim ,sehingga dalam pemakaiannya dapat di pertukarkan satu sam lain.sementara sebagian ulama’ beranggapan bahwa tiap-tiap istilah itu mempunyai kandungan makna yang berbeda.
2. Teori-teori tentang tentang Awal Dokumentasi Tertulis Hadist
            Sumber-sumber Sunni pada era klasik dan pertengahaan umumnya menyatakan bahwa hadist belum di dokumantasikan secara tertulis sepanjang abad 1 H. hal itu antara lain di wakili oleh pendapat Ibn Hajar al-Asqalaniy (w.852 H) yang menyatakan bahwa hadist belum di susun dan di bubukan sekama periode sahabat dan tabiin senior karena di dasarkan pada dua argumen berikut ;
·         Pertama,pada mulanya mereka memang di larang untuk menuliskan hadist seperti yang di sebutkan dalam Shahih Muslim karena dikhawatirkan akan mendistorsi Al-Qur’an .
·         Kedua,mereka mempunyai hafalan yang kuat dan otak yang cerdas di smping juga mayoritasnya tidak mampu menulisnya .
Argumen Ibn Hajar mengaku bahwa hadist belum di susun dan dibukukan sepanjang periode sepanjang sahabat dan tabiin senior kerena dua alas itu.pendapat yang di kemukakan Ibn Hajar al-Suyuthiy,itu tampaknya telah mempresentasikan pandangan yang dominan di kalangan haist Sunni dari abad klasik hingga pertengahan.
Sejalan dengan pandangan kalangan ulama’ hadist Sunni ,beberapa kelompok muslim kontemporer berpendirian bahwa hadist belum di catat sepanajng abad 1 H. Sejumlah  orientasi barat juga mempunyai pandangan bahwa hadist belum di catat sepanjang abad 1 H. Sedangkan orientase lainya ,Goldziher,berpendapat bahwa hadist baru di tulis pada era yang lebih belakang lagi.
Namun demikian,pendapat–pendapat  yang dikemukakan oleh para ulama’ hadist Sunni ,Penulis muslim kontemporer ,dan orientasi Barat tadi tampaknya telah di gugat oleh sejumlah Sarjanah.Azami misalnya telah melakukan penelitian serius terhadap berbagai dokumen tertulis hadist pada masa awak masa islam berketapan bahwa hadist mulai di tulis oleh para sahabat sejak periode Nabi Saw.dan pada kesempatan tertentu beliau telah mendiktekan hadisnya kepada para sahabat .ia pun mengajukan sejumlah nama sahabat yang terliabat aktif dalam penulisan hadistb dan bedasarkan fakta yang ada iapun berkesimpulan bahwa kebanyakan hadist sudah di dokumentasi secara tertulis sejak masa hidup para sahabat .
3. Dokumen-dokumen Awal Hadist
      Sejumlah data sejarah menujuakan bahwa pada periode nabi Saw.telah di tulis beberapa dokumen hadist .bahkan besebrangan dengan pendapat dominan ,sebenarakan dokuman hadist bersifat resmi ,namun belum bersifat public,pada dasarnya telah di mulai sejak periode nabi Muhammad .banyak sumber yang menjelaskan tentang adanya dokumen-dokumen hadist yang di buat secara resmibedasarkan intruksi Nabi Saw.
Imtiyaz Ahmad telah menulusuri sejumlah dokumen hadist dari Nabi Saw., baik yang resmi ataupun tak resmi,dan ternyata jumlahnya cukup banyak.untuk bagian resmi telah di kelompokankedalam empat bagian
1.      Dokumen-dokumen tertulis yang berkaitan dengan topik-topik legislasi dan heart benda .
2.      Dokumen-dokumen tertulis yang berkaitan dengan topik-topik politik dan administrasi
3.      Dokumen-dokumen tertulis yang berkaitan dengan topik-topik perdagangan dan perjanjian jual beli lainya .
4.      Dokumen-dokumen tertulis yang berkaitan denga topik-topik khusus yang berisi kata-kata nasihat dan yang sejenisnya
Bagian hadist yang tidak resmiDokumen tertulis milik sahabat yang disebut          Shahifat, Nuskhah,Majallah ataupun Kitab.[1]



[1] DR.SYAIFUDDIN ,M.AG,2011,Arus Tradisi TADWIN HADIS DAN HISTOGRAFI ISLAM,Yogjakarta:PUSTAKA PELAJAR

Komentar

Postingan Populer